Senin, 26 November 2018

Dulu pernah berkata mencintai lebih harus banyak mengalah dari pada dicintai. Kupikir sama saja. Haha. Apalagi kalo jadi istri. Dicintai terlalu banyak dilarang. Makai ini itu nggak boleh karena takut  kehilangan. Lebih baik mencintai dan dicintai jadi bisa tau ukuran sampai dimana menyakiti pasangan dengan polah tingkah kita. Bisa masih kayak pacaran dulu cemburu dan baikan kangen berantem dll. Hahaha Jangan jadikan suami/istri sebagai musuhmu. Membohongi mereka karena takut marah. Jadi ungkapkan semua kepada mereka. Jadikan dia sebagai sahabatmu. Jangan jadikan rumah tangga kayak kehidupan raja dan ratu jaman dulu. Itu selesai jaman dulu saja. Sekarang saatnya menjadi seperti dulu saat-saat pacaran yang penuh dengan saling membuka setiap hari. Berusaha menjadi satu jiwa dua raga. Jika telah memilih mereka menjadi pasangan, tegaskan sekali lagi. Dia adalah teman hidup. Teman. Dimana saling terbuka satu sama lain.

teman yang seperti itu, hanya kamu cea, kita nggak pernah marah lo dulu, aku lagi berantem dan merasa ada yang dia sembunyikan dari aku, aku nikah sama dia, tapi aku tak bisa menyelami dia. cea, temenku, sahabatku, kekasihku.

 
;