Ya, aku diajarkan untuk tidak tidur dulu sebelum suami datang dari mainnya. Dan aku harus nunggu, sedangkan besok kerja. Ya kayak gitu yang membuat aku mikir apa aku jd apatis .
Cea, harusnya yang ku tunggu kamu bukan dia. Ya Alloh kenapa aku masih selalu tidak bisa memberikan hatiku, pikiran ku bahwa untuk bertemu saja hampir tidak mungkin. Aku masih selalu menyimpan ini untuk dia. Betapa jodohnya aku merindukanmu orang yang tidak mungkin lagi aku bisa berhubungan kembali. Kenapa aku begitu bodoh.
Dan sama setiap aku merindumu aku akan peluk erat izzan. Rasanya sama. Sama seperti memelukmu.