Minggu, 28 September 2014

Malam Bancakan

Ketika orang Jawa memiliki hajat selalu syarat dengan bancakan, berharap bisa berhasil acara yang digadang-gadang. 

Cea, besok aku akan melangkah ke langkah selanjutnya. Tapi, aku masih berharap ada sebuah keajaiban yang didepan ruang tamu itu adalah kamu dan keluarga kamu. 

Cea, kamu lagi apa sekarang? Aku harap kamu baik-baik ditemeni teman-teman yang super baik. Semoga mereka bisa mendampingimu saat ini. Percayalah aku juga sangat merindukanmu. Merindukan kamu sungguh aku juga merindukanmu saat ini. 

Cea, maafkan aku. Yang begitu menyayangimu sampai tidak ingin hal ini membuatmu menjadi tidak bisa menggapai mimpimu. Mungkin ini dosaku kenapa aku membuatmu jatuh kedalam cintaiku yang absurd. 

Cea, maafkan aku. Akan kupastikan aku akan tetap merindukanmu. Tetap mendoakanmu sekalipun aku bukan milikmu. 
 
;